Indonesia memiliki berbagai ragam suku bangsa dan agama akan tetapi selalu ada saja yang membuat keaneka ragaman tersebut menjadi rusak maupun terpecah belah. lain halnya dengan Desa banuroja Kecamatan Randangan Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo, yang terletak sekitar 250 km dari kota Gorontalo.
Berdasarkan data yang ada di kantor Desa Banuroja penduduk desanya pada tahun 2012 berjumlag 948 jiwa (278 keluarga) dari jumlah tersebut, penduduk yang beretnis bali sebanyak 402 jiwa, jawa 279 jiwa, sasak (nusa tenggara barat) 227 jiwa, serta sisanya yang berjumlah 78 jiwa berasal dari gorontalo.
Desa Banuroja merupakan akronim dari etnis yang bermukim di desa tersebut yaitu : BAli , NUsa tenggara barat, goROntalo, JAwa. selain empat etnis tersebut di desa banuroja juga terdapat 3 jenis agama yang di anut yaitu : islam, kristen, dan hindu. Sebagian orang juga mengatakan bahwa Desa Banuroja merupakan miniatur kecil dari Negara Indonesia.
Pemukim di Desa Banuroja sebagian besar adalah transmigran dari Bali, Jawa, dan Mataram serta sebagian warga lokal di Gorontalo. meskipun di Desa Banuroja Kecamatan Randangan ini memiliki berbagai macam suku ras, budaya, dan agama, masyarakat Desa Banuroja tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu ataupun pembicaraan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Karena di Desa Banuroja masih memiliki rasa toleransi yang cukup besar antar sesama warga Desa Banuroja. hubungan harmonis antar suku ,bangsa, agama dan etnis di Banurojapun perlu dijadikan sebagai inspirasi di tengah banyaknya isu-isu yang berkaitann dengan Sara agama.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar